11
Dec
08

Utang

Kemarin saya ditraktir Uchk nonton The Kingdom. Saya sendirian? Tidak, karena ada dwi, echy, ema, gaga, bunda, dan masih banyak rusher lainnya yang kebetulan ada di pasar sewaktu Uchk memberikan ajakannya. Yah, lumayanlah ditraktir nonton. Maunya sih ditambah traktiran makan (halah!) as a birthday boy. Supaya banyak yang doain. Banyak yang bisa membalas kebaikan kamu di hari esok.

Sebenarnya hal ini mungkin kelihatan sederhana saja. Traktir, mentraktir, ditraktir, traktiran, terpaksa mentraktir, dan masih banyak lagi istilah lainnya. Kalian sudah menghitung dalam minggu ini berapa jumlah traktiran yang didapat? Saya sudah 3, semuanya traktiran makan. Apalagi dalam beberapa minggu kedepan. Pasti akan banyak traktiran. Secara panen wisuda di bulan 12. lantas apa yang bermasalah dari traktiran?

Tidak ada yang bermasalah sebenarnya. Cuma saya jadi teringat apa yang dilakukan Ibu untuk minggu ini. Minggu lalu saya ngantar Ibu ke pasar untuk beli kentang. Buat apaan? Buat tetangga yang akan melakukan prosesi 7 hari kematian sanak saudara. Masih di minggu yang sama saya mengantar Ibu lagi. Kali ini untuk giling beras dan giling gula. Untuk apa? Nanti hasilnya kue lapis yang akan diberikan kepada sepupu yang syukuran naik haji. Kemarin saya ngantar Ibu lagi ke pasar. Yang dibeli kali ini telur satu rak, untuk apaan? Masih sama, untuk keluarga yang lagi berduka. Seringkali saya sering bertanya kepada beliau, untuk apa bersusah payah melakukan itu sama. Beliau menjawab,

“itulah yang menjadi bentuk perhatian kita. Disaat kita mampu kita yang membantu, mungkin besok kita yang butuh dibantu.”

Suatu pemahaman yang dalam menurutku. Karena adat keluarga yang masih sangat kental di daerah tempat tinggalku, sehingga setiap prosesi pernikahan, kematian, ataupun acara lainnya. Pastilah semuanya akan turun tangan. Lantas apakah semua tukar menukar itu akan terhitung menjadi utang? Saya bantu kamu sekarang, kamu bantu saya besok.

Itulah yang menjadi persamaan dengan traktiran. Walaupun ada orang yang hidup untuk ditraktir terus, pastilah suatu saat kita menjadi orang yang mentraktir. Karena saya menjadi ingat ajaran Ibu, traktiran itu berarti kita berutang satu kebaikan kepada orang. Tentu saja kebaikan ini bukan yang harus diverbalkan. Tetapi cukuplah dalam hati, ada niat untuk sekedar berbagi rejeki. Jangan karena ingin dilihat royal dan mampu, maka traktiran dijadikan kebiasaan. Bodoh amat.

Lantas apa hubungannya semua? Ada. Karena kita hidup di dalam sistem yang besar. Sistem sosial tempat kita berpijak. Dan kita tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Bersukurlah kalo hari ini masih mampu untuk memberi atau mentraktir, berarti kita masih memiliki rejeki atau sesuatu yang bisa dibagi. kalo hari ini kita diberi atau ditraktir, anggaplah kita berutang satu kebaikan. Satu utang yang harus kita bayar juga di lain hari. Karena bagaimanapun juga, memberi tetap rasanya lebih enak daripada diberi…

02
Oct
08

Never been such a drama

“dari mana?”. Sepupu bertanya.
“dari merusak rumah tangga orang.” hanya itu jawabku.

Dan itu dilakukan di hari pertama lebaran. Hahahaha, percayalah itu yang terjadi pada hari ini. Mau tahu resepnya? Sederhana saja sebenarnya, cukup bawa mantar pacar seseorang ke rumah teman yang sedang kedatangan tamu yaitu tunangannya sendiri dan lagi membahas mengenai kehidupan biduk rumah tangga di masa yang akan datang bersama calon istri dan calon mertua. Hasilnya?, bisa ditebak,

”eh, kamu yang namanya F****n? Bangsat. Jangan kurang ajar yah jadi orang. Emang mau kamu apa? Saya kan sudah bilang, kapan ketemu pasti saya hajar. Untung sekarang lebaran, kalau tidak sudah dari tadi kamu saya hajar. Sekarang pergi dari sini.”

Entahlah, saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Gawat nih kalo mereka sampe berkelahi. Kan lumayan, lebaran-lebaran kayak gini entah mengapa banyak sekali barang pecah belah yang bisa dijangakau dengantangan. Pernah berkelahi dengan melemparkan gelas atau toples yang berisikan kue? Pastilah rasanya sangat tidak enak.

Okelah, kalo memang saya menjadi subyektif dan memihak teman saya ini. Secara tu cowok emang gak ada etika, masa main tunjuk-tunjuk muka orang. Di depan calon mertuanya lagi. Dan apa yang kemudian kami lakukan? Pergi sambil menyumpah serapah tu cowok. Dan semoga L**a, teman cewek saya dibukakan mata hatinya. Sebenarnya tu cowok kayak gimana. Sedikit mengarah ke obsesif kompulsif sih kalo saya bilang. Salah satu penyakit jiwa. Dan itu berbahaya bagi kesehatan. Karena jangan sampe deh, kalo emang terbukti tu cowok posesif, bisa saja kata-kata kayak gini akan keluar,

”kalo saya tidak bisa memilikimu, jangan harap orang lain bisa.”

Hahahaha. Saya kira perkataan seperti itu hanya akan ada di sinetron-sinetron tidak penting. Tapi yah, itu terjadi di depan mata saya sendiri kali ini. Bagaimana cinta bisa menjadi begitu naif, dan perasaan ingin memiliki itu menjadi lebih besar dan terkadang mengalahkan akal sehat. Namanya juga cinta, ya iya lah!

Kemana kami selanjutnya? Yah, saya tidak pernah menyangka akan sesenang ini menemukan mal yang buka pada hari pertama lebaran. Karena saya tahu, masih banyak yang ingin dikeluarkan oleh teman saya. Mengenai apa sebenarnya yang terjadi? Dimana pokok permasalahannya? Kok tiba-tiba kita bertamu di rumah orang, eh malah dapatnya serangan nuklir yang tiba-tiba? Dahsyat lagi.

Berceritalah dia tentang segalanya. Bla bla bla. Dan ternyata semua berawal dari misscall dan sms yang dikirim F*****n kepada L**a. Yang menerima? Tentu saja tunagannya L**a. Itulah wal dari segalanya. Pyuuh. Seandainya bisa digambarkan, berasa main film horor!!! Dimana kita bisa saja mati karena alasan yang tidak jelas. Makanya, kalo emang udah putus, yah jangan nyimpan perasaan lagi. Emang enak apa berharap? Grow up dude! Things move forward. Jangan sampe deh, kalau saling bunuh hanya gara-gara cinta. Naif amat.

Pada saat postingan ini saya tulis, L**a nelpon. Dia menjelaskan (tentu saja dari sisinya dia) mengenai apa yang terjadi. Dan dia merasa tidak enak sama saya. Ye, kalo saya tahu akan ada drama seperti itu, mending tadi sewaktu di depan pagar skalian diusir saja. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Tapi sudahlah, semuanya sudah terjadi. Saya tidak memihak. Baik F****n dan L***a. Toh kalaupun besok kalian mempunyai pembicaraan yang perlu diselesaikan, go ahead. Saya gak perlu tahu, karena ini bukan masalah hati saya kan? Tapi percaya saja, kapanpun mau cerita sama saya. Silahkan saja. Skali lagi, saya tidak memihak.

Selamat hari raya idul fitri. Semoga lebaran kali ini kita bisa menjadi pemenang. Dan drama kehidupan kita bisa terus berjalan.

25
Apr
08

Kalah.

aku kalah untuk minggu ini.
kalah oleh semua aktivitasku.
ternyata memang saya cuma manusia.
waktu 12 jam, kluar stengah 6 pagi,
masuk rumah jam 7 malam
lagi dan lagi dan lagi
maaf!!!

skripsi harus jalan.
itu adalah beban terakhir yang ingin dituntaskan
siaran juga harus jalan
itu adalah mimpi yang sementara saya jalani.

aku jatuh hari ini.
ataukah kemarin?
karena lelah sudah menggelapiku,,
semoga besok dapat kulihat terang.

image hosted by Frail

22
Apr
08

Hilang.

pernahkah kalian merasa kehilangan.
dia yang pernah ada, kemudian hilang
aku kehilangan dia lagi kali ini…

15
Apr
08

Do Not!!!!

Do not undermine your worth by comparing yourself with others.
It is because we are different that each of us is special.
Do not set your goals by what other people deem important.
Only you know what is best for you..
Do not let your life slip through your fingers by living in the past nor for the future.

By living your life one day at a time, you live all the days of your life.
Do not give up when you still have something to give.
Nothing is really over until the moment you stop trying.
It is a fragile thread that binds us to each other….

Do not be afraid to encounter risks.
It is by taking chances that we learn how to be brave.
Do not shut love out of your life by saying it is impossible to find.
The quickest way to receive love is to give love; the fastest way to lose love is to hold it too tightly.
Do not dismiss your dreams.
To be without dreams is to be without hope; to be without hope is to be without purpose.
Do not run through life so fast that you forget not only where you have been, but also where you are going.
Life is not a race, but a journey to be savored each step of the way.

Dari milis tetangga,, for someone special,, be strong honey!!!

10
Apr
08

tentang mimpi

tak adakah kata lain yang bisa terucap dari bibirmu?

tidak. aku tidak mempunyai kata-kata lain lagi.

mengapa? bukankah kau pernah mengatakan tidak akan pernah menyerah?

aku memang pernah mengatakannya. ketika saya terbutakan oleh semuanya. termasuk dirimu. ketika aku mengira bisa menghadapinya, tapi ternyata tidak. aku menyerah.

dan semua mimpi itu?

bukan. tempatku bukan disini. semua mimpi itu aku kira ada. tapi nyatanya tidak. kamu lihat apa yang mereka katakan? dan bukan itu saja, rasanya setiap saya melakukan sesuatu semuanya salah. semuanya memandang. semuanya menjauh.

termasuk saya?

entahlah. karena bahkan bayangpun terkadang tak dapat kujabarkan. aku begitu ingin memilikimu. sampai batas keinginanku meradang. tapi,,

tapi apa? apakah aku menjadi masalah bagimu? maaf.

bukan itu yang ingin kudapatkan. aku menginginkan dirimu. tapi ingat batasan kita. semua batasan yang menurut orang kita langgar. sebenarnya dimana masalah itu?

jadi, apa keinginan kamu sekarang?

ingin pergi. pergi dari sini. pergi dari semua yang pernah mengenalku. untuk menjejakkan kaki. agar saya dapat mengetahui diri saya sendiri.

bukankah dari semua orang, kamu selalu mengatakan bahwa kamu adalah orang yang paling mengetahui diri kamu?

selain kamu, tentu saja aku yang paling mengetahui diriku. apa yang kuinginkan. bagaimana mimpiku. dan cara-cara untuk menggapainya. tapi aku cuma manusia. ketika aku berjalan, dan ternyata lorong yang kutemui ternyata semuanya buntu. apa yang bisa kulakukan? mendobrakanya? jangan bercanda. yang saya bisa lakukan hanyalan mencari jalan lain.

dan berlari meninggalkan jalan tersebut? pengecut.

silahkan bilang. toh memang itu yang sedang saya lakukan.

dan saya? kau kira saya akan berdiam diri begitu saja? melihatmu berlari meninggalkan semua mimpimu. lihat wajah saya. sekarang jawab, apakah saya bisa menyelamatkanmu?

entahlah,,,

jawab. iya atau tidak? atau pertanyaannya terganti, ingin atau tidak ingin?

apakah kamu mampu merasakan beban yang sedang kurasakan? bahkan untuk melihat ujung jalan ini pun rasanya saya tidak mampu. apalagi kalau harus merasakan jalannya perjalanan yang harus ditempuh. saya tidak sanggup.

tentu kau sanggup. bukankah kau dulu yang berkata akan menghadapi semua itu? tenanglah. aku akan bersamamu. maaf, selama ini aku terkadang berjalan sendiri. ada yang mesti terselesaikan juga. tapi percayalah, sendiri itu tidak akan pernah kau rasakan lagi. mari kita pulang.

(Carry You Home – James Blunt)

08
Apr
08

Never ending drama…

Minggu ini sudah masuk minggu kedua di bulan april. (semestinya) bulan ini saya sudah seminar untuk proposal. Skripsi? Ya tentu saja. Bukan proposal sembarangan. Tapi apa jadinya? Belum jelas nasib dan kabarnya. Tadi pagi saya sempat mengirimkan sms untuk ke tiga sahabat saya. Onta, Ballo, dan Keda. Sekedar menanyakan kabar mereka. Dan skalian laporan mingguan dari spice boyz. Saya pun mengeluh juga kepada mereka. Proposal saya belum terketik satu huruf pun. Bingung? Entahlah, bahkan saya pun tidak tahu dimana masalahnya.
Sebenarnya kalau ingin dijabarkan kenapa tu proposal belum terketik satu huruf pun, bisa terjelaskan. Mulai dari alasan yang memang masuk akal, sampai alasan yang dicarikan supaya ada.
Yang pertama. Masalah kerjaan. Sumpah, saat ini batas ketegangan saya sudah sampai pada limit yang tertinggi di tempat tersebut. Apakah saya bisa? Sudah satu minggu berlalu semenjak saya training kembali. Kemarin tone suara saya sudah sedemikian rendah, sudah berasal dari perut. Cuman nafasnya aja yang masih perlu diatur, oh iya intonasinya juga. Trus masih ada masalah cara menyapa, itu masih menjadi kendala. Berusaha sebaik mungkin? Sudah saya lakukan. Semua orang pun rasanya sudah memberikan tips mereka masing-masing. Tapi itu malah bikin puyeng, karena saya harus menemukan style saya sendiri. Apalagi kemarin 2 rekan sudah tereliminasi. Dan saya? Huah!!!! Bukan masalah itunya, masalah saya kok goblok skali, lama banget untuk bisa menyesuaikan dengan gaya siaran mereka. Dan ini lah yang menjadi beban mental sekaligus beban moral yang kutanggung. Kenapa? Karena saya sudah tahu tempat saya bekerja skarang standarnya dimana, dan pendengarnya dimana. Jadi ketika saya yang sudah berusaha keras untuk mencapai itu dan ternyata masih gitu gitu juga, kyaaa!!!!
Alasan kedua. Pikiran saya sekarang tidak berhenti untuk berdrama. Dampak dari menonton 2 film yang tidak sengaja saya temukan di Makassar Trade Center. Rusak? Tentu saja film itu rusak. Menyebabkan imaji-imaji itu kemudian terus bermunculan kembali. Imaji yang kukira tidak akan pernah muncul lagi. Rasa itu tidak ketinggalan juga, ikut muncul dan menambah kegelisahan. Dan ketika hati ini terus mendamba, bayangan bayangan itu semakin menguat. Gila? Mungkin saja, tinggal selangkah lagi.
Alasan ketiga, saya belum sempat masuk ruang baca dan belum membaca proposal yang pernah saya buat, untuk mata kuliah desain penelitian komunikasi semester lalu. Hanya mengandalkan ingatan yang sudah tidak dapat diandalkan. Sebenarnya mengenai apa proposal yang sudah saya buat dulu yah? Yang jelasnya mengenai rumah sakit. Cadangannya pun sudah saya siapkan juga. Yah dilihatlah nanti yang mana yang akan jalan.
Alasan terakhir, malas!!! Yah malas semakin menguat dan semakin memberat. Makanya proposal itu keknya harus segera dikerjakan dan otomatis membuat skeduling yang baru lagi untuk bulan april ini.
Well, it seems the drama never ends for me…

31
Mar
08

Avion – Seven Days Without You

Sitting here counting the hours
Waiting for the sun to kiss the sea
Paralyzed by the fragrance of the flowers
They remind me of you and me

This one love in a lifetime
Our two hearts of a kind
These three reasons you’ll be mine
For there’s five or six ways through
Seven days without you(repeat)

Making plans just to stop the aching
Chasing thoughts from a million miles away
Hypnotized as another dawn is breaking
I rehearse the words I want to say

This one love in a lifetime
Our two hearts of a kind
These three reasons you’ll be mine
For when five and six are through
It’s seven days without you
Yeah, Seven days with out you(repeat)

And I will find a way until you’re home
To let the giant sleep this fire we know is far away cause

There’s one love in a lifetime
Until two hearts of a kind
There’s three reason you’ll me mine
For when five and six are through
It’s seven days without you(repeat 2x)

28
Mar
08

More Practice…

Setelah tragedi senin berdarah yang lalu, akhirnya saya jalan sendirian di PMS, dan betewe busway dan so on,, kyaa… gak nyangka keknya bakalan training ulang deh bo’
“ngomongnya blepotan!”
“tone suaramu terlalu tinggi!!!”
“saya tidak dapat apa yang mau kau sampaikan sama pendengar”
“lebih slow lagi kalo ngomong”
pyuhhhhhh,,,
kya!!! dan betewe busway lagi,, semua orang nyangka saya stress. emang iya?? mmm,, gak juga sih. soalnya udah tau dimana kekurangannya dan apa yang mereka katakan emang gak ada yang salah. dan apa yang kita lakukan sekarang hanyalah latihan lagi.

“practice makes perfect”

seems so to me…

it’s gonna be a long long long journey baby!!!

17
Feb
08

Pembuktian

saya tidak akan pernah menyangka
akan bisa terjebak lagi seperti ini
berawal dari rasa yang saya kira telah menghilang
tapi dia muncul dan meminta haknya kembali
setelah sekian lama berdiam
dia mencoba berkata
dan mencoba bertutur
akibat melihat hal yang sama kah?
mungkin saja.
ego yang sama,
hal yang sama
deja vu
dengan hal yang tampaknya kita lakukan
dalam beberapa rentan waktu belakang
semua tersaji tetap di depan mata
tapi,
ada yang berbeda
kenpa dia tidak merasa jera??
kenapa dia sangat menikmatinya??
ataukah memang begitu rasanya dulu??
aku memang sudah lupa
dan penasaran itu akhirnya menang juga
dia MENANG!!!
dan membwaku ke satu tempat
yang (mungkin) tidak semestinya saya berada disitu.
argh,,,
bodoh!!!!
dengan segala keinginan untuk mendamba
tangan untuk menyentuh
dan suara untuk terdengar
dia dari khayal
menjadi nyata
dan akhirnya menjadi maya kembali
pembuktian???
ternyata memang saya yang salah
tidak ada yang mesti dibuktikan dengan perasaan ini
yang pasti cuma satu
berBEDA.




The Drama King

do you think it's different? maybe because we are. trying to reconnect everything. and the last thing just to hope all of this is just a drama...

Blog Stats

  • 1,549 hits

Top Clicks

  • None

 

January 2012
M T W T F S S
« Dec    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

RSS iQko

  • Bermain dengan cahaya, bisakah? June 7, 2011
    Untuk pertanyaan sesimpel itu tidak bisa dijawab dengan mudah. Bahkan oleh seorang yang menguasai interior ruangan pun harus mempertimbangkan banyak aspek sebelum bisa mengatakan iya. Bagaimana melihat fungsi sebuah ruangan, bagaimana penempatan perabot yang lain, sampai mood apa yang ingin ditonjolkan oleh pemilik rumah.Saya pernah berkunjung kerumah seoran […]
    iQko

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.